Tunduknya Hati

Sepenggal kisah perjalanan. 

Allahummashali ala Muhammad. Ya Rabb, seperti inikah yang dinamakan hasil istikharah? Sempat penasaran dengan doa istikharah. Allah menggugurkan orang lain di hadapanku ternyata Allah sudah siapkan ia yang terbaik. Tapi, cepat sekali? Doaku cepat sampai. Aku tak begitu butuh waktu untuk bersabar lama-lama. Ya Rabb, adakah amalanku yang Kau sukai, sehingga Engkau mengabulkan doaku sangat cepat? Aku belum seistiqomah Hafshah dalam beribadah, aku juga tak banyak mengeluarkan harta untuk berjihad seperti Bunda Khadijah, pun tak banyak ilmu yang kukeluarkan seperti Aisyah. Allahumashali ala Muhammad. Pecah, aku tengah itu.

Rasa syukur yang tak terbilang, merasakan terbang dengan mesin bersayap pun itu belum selesai ku ucapkan Alhamdulillah, diberikan jamuan lezat oleh orang-orang Belitung, didengarkan surat Al-Muminun selama dalam perjalanan, berhenti di masjid-masjid yang indah, menikmati lautan yang jernih, berenang bersama ikan-ikan cantik. Ditambah, ada seseorang yang tengah menunggu jawaban. Ah, tak mungkin aku menolak. Mencari alasan pun tak ada, bismillah semoga ini baik untukku dan Agamaku.

Sujud yang begitu panjang di atas bebatuan sebuah tanjung yang airnya jernih. Desiran angin, membuat bacaan sholat menjadi sangat menyenangkan. Air mata yang sudah tercampur dengan asinnya air lautpun sulit untuk berbohong. Berkah dari sebuah perjalanan adalah menjadikan sujudmu semakin lama. Lama dan lama.

Bintang itu ada dua, yang satu melayang di luar angkasa, satu lagi tengelam di dasar laut. Ya Rabb, hendaki diri ini untuk bisa melihat makhlukmu itu, memegangnya dan membisikan kalimatmu yang indah. Karena saat itu sangat senang sekali dengan surat Al-Kahf, saat perjalanan tak habisnya meski mengulang-ngulangnya 10 ayat. Tapi yakin dalam satu huruf ada 10 kebaikan yang akan datang.

 Dorr!!! Bintang itu ada di Pulau Pasir, Masya Allah besar dan indah. Aku yakin dia bukan Patrick teman Spongebob. Ya, siapapun ia, pasti ia adalah yang terbaik, yang Allah rancang dalam pertemuan. Hadirnya tepat saat hati tengah tunduk. Rabbi, izinkan aku memintanya untuk membersamai menuju keberkahan dalam sebuah keluarga yang engkau sebut-sebut dihadapan penduduk langit. Semoga dengan caramu mempertemukannya, adalah acaramu mempertemukan dalam labirin pertemuan agung bersamaMu Allahu ya Rahma ya Rahim.

Komentar